Wednesday, September 9, 2009

Atasi kelelahan selama Puasa dan segarkan dengan Air OXY

Bulan Puasa adalah bulan dimana diuji mental dan badan kita, untuk senantiasa beribadah dan melakukan aktifitas sebagaimana biasa. Ujian mental yang dihadapi di bulan puasa adalah menahan hawa napsu seperti makan, minum dan menjaga hati dari perbuatan tercela. Ujian badan yang dihadapi adalah menjalankan aktifitas yang berat ataupun ringan, dibulan puasa yang biasa terasa berat, sekalipun pekerjaan ringan, terbukti dengan banyaknya orang yang menjalankan puasa cepat lelah akhirnya cepat ngantuk dan tertidur, sehingga bekerja kurang semangat.
Untuk lebih bersemangat dalam beraktifitas yang pertama kuatkan Niat Puasa dengan Sahur, makan makanan yang berkalori dan bergizi dan minum minuman yang dapat meningkatkan dan mengatasi rasa lelah dan cepat cape dengan minuman berkadar oksigen tinggi untuk mengatasi pusing, mual karena maag, mata lelah dengan Air OXY. Air OXY adalah air mineral an-organik rendah dan kaya akan Oxigen.
Tubuh manusia terdiri atas 70% air. Air adalah zat terpenting kedua setelah oxygen bagi tubuh manusia. Kandungan air di dalam tubuh manusia adalah: Otak 90%, Paru-paru 85%, Jantung 75%, Hati 86%, Ginjal 83%, Otot 75% dan darah 90%.

Fungsi Air dalam tubuh manusia:
  • Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel-sel yang rusak.
  • Melarutkan dan membawa nutrisi, Oksigen dan hormon keseluruh sel tubuh.
  • Melarutkan dan mengelarkan zat yang tidak baik dari dalam tubuh.
  • Sebagai katalisator dalam tubuh
  • Sebagai pelumas sendi-sendi tulang.
  • Menstabilkan suhu tubuh.
  • Meredam benturan organ vital didalam tubuh.
Inilah saatnya kita ubah gaya hidup kita disaat di bulan ramadhan dan di luar ramadhan untuk mmengkonsumsi air yang lebih sehat untuk kesehatan kita, karena kesehatan adalah harta milik kita yang paling berharga.

Air oxy memberikam segala manfaat air yang sesungguhnya dan juga memberikan peluang usaha bagi yang berminat karena ada income jutaan rupiah perbulannya.

No comments:

Post a Comment